Waspada Lubang Besar di Jalan Menuju Bandara No ratings yet.

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Pengendara yang melintas diakses jalan pemukiman Jl Perumnas Niken 2, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I harus ekstra hati-hati. Pasalnya diakses jalan itu, persis sebelum persimpangan jalan tembus ke jalan bandara Silampari terdapat lubang menganga dibibir jalan aspal.

Warga sekitar menyebut, kondisi lubang menganga dibibir jalan aspal tersebut sudah terjadi sejak tiga bulan terakhir. Lubang menganga diduga akibat lembutnya kultur tanah. Ditambah lagi, tanah menjadi mudah tergerus karena dibagian bawah tanah terdapat saluran air atau box culvert. Namun saluran pecah yang diduga akibat tidak mampu menahan terjangan air.

“Khawatir tanahnya makin hari makin jatuh, longsor,” ungkap ibu Sayuti yang rumahnya persis berada didepan lubang menganga dijalan itu.

Warga dilokasi itu mengaku sudah menandai lubang dengan kayu. Dan setiap harinya tanah dibagian bawah lubang terus tergerus. Sebab musim hujan saat ini, aliran air yang dibuang kesaluran dibawahnya mengalir deras. Tak ayal, warga memperkirakan lubang akan menggerus jalan aspal diatasnya.
“Khawatir kalau ada kendaraan melintas, bersamaan dengan itu longsor dan masuk kebawah,” paparnya..

Selain itu, dimalam hari akses jalan dilokasi tersebut tidak ada lampu penerangan jalan. Hanya mengandalkan lampu penerangan dari perumahan warga yang dekat dengan lokasi. Sehingga hal itu juga menjadi kekhawatiran warga sekitar dan mereka mengimbau pengendara yang melintas untuk ekstra hati-hati guna mengantisipasi hal tidak diinginkan.

Sementara itu, menurut penuturan salah seorang pengendara motor yang kebetulan melintas dilokasi yakni Aan mengatakan jika lubang tersebut terus dibiarkan maka dikhawatirkan akan longsor hingga memakan badan jalan. “Sekarang musim hujan, air dibawahnya terus ngalir dan pasti menggerus dan merontokan tanah diatas,” terangnya.

Terpisah Camat Lubuklinggau Timur I, Henny menjelaskan pihaknya sudah mengetahui adanya lubang menganga dilokasi tersebut. Dan kondisi itu sudah ditindaklanjuti, dilaporkan kepada pihak terkait untuk segera diuperbaiki.

“Sudah kami sampaikan, awal tahun ini diperbaiki. Itu dalam, mesti diperbaharui,” pungkasnya. NSR

Please rate this

Recommended For You

error: