Walikota Lubuklinggau Desak Pemkab Mura Serahkan Aset No ratings yet.

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Walikota Lubuklinggau H. SN Prana Putra Sohe keluhkan kebijakan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas atas Permasalahan Aset Daerah yang bangunannya berada diwilayah kota.

Sejak tanggal 17 Oktober 2001 Kota Lubuklinggau diresmikan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) hingga saat ini berumur 17 tahun, Kabupaten Musi Rawas tidak mau menyerahkan beberapa bangunan yang semestinya menjadi milik Pemkot Lubuklinggau.

“Penekanan permasalahan aset daerah kembali kita desak kepada perwakilan Bappeda Musi Rawas yang di undang menghadiri pembukaan Musrenbang RPJMD Kota Lubuklinggau beberapa saat lalu,” ujarnya.

Menurut Walikota, beberapa aset yang bermasalah dengan swasta sudah dapat dituntaskan. Hanya aset milik Pemkab Mura yang belum ada penyelesaiannya.

“Kebetulan pada kegiatan Musrenbang kota 2018-2023 ada perwakilan dari Bappeda Mura. Tolong sampaikan jika tidak ada “win-win solution” atas masalah aset ini jangan salahkan Pemkot kalau bangunan tersebut kita pasang plang segel,” tegas Walikota.

Lanjutnya, tidak ada suatu permasalahan yang tidak bisa diselesaikan jika ada kemauan untuk menyelesaikannya. Pemkot akan memberikan win-win solution dalam penyelesaian aset ini. Kota Lubuklinggau ingin melakukan pembangunan wajah kota sesuai visi misi 2018-2023.

Saat ini ada beberapa aset yang belum ada penyelesaian yakni gedung eks perkantoran Pemkab Musi Rawas yang sekarang ditempati UNMURA, GOR Megang di jalan Lintas Sumatera dan RSUD Sobirin.

Tindakan tegas akan dilakukan Pemkot Lubuklinggau jika masalah aset tak kunjung selesai. Pemkot akan melayangkan surat kepada KPK untuk mengangkat kasus ini. Sebab dengan tidak adanya penyelesain aset akan mengakibatkan kerugian negara yang cukup besar. NSR

Please rate this

Recommended For You

error: