“Ternyata” Ini Identitas Mayat yang Sempat Hebohkan Warga Lubuklinggau No ratings yet.

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Peristiwa penemuan mayat laki-laki di aliran Sungai Temam, Kelurahan Rahma, Kecamatan Lubuklinggau Selatan, yang ditemukan oleh Yanto (30), Bodong (47), dan Siwil (45) ketika ingin memancing, diketahui bernama Warsito alisas Raden (60), warga RT.09, kelurahan Rahma, kecamatan Lubuklinggau Selatan. Jum’at, (7/2).

Terkuaknya identitas mayat tersebut setelah pihak Polres Lubuklinggau Selatan melakukan pengembangan terhadap saksi-saksi dan pihak keluarga, dan pihak keluarga mengetahui ciri-ciri mayat tersebut.

Kapolsek Lubuklinggau Selatan, Iptu Amirudin mengatakan, menurut hasil pemeriksaan atau visum luar terhadap mayat, dan menurut hasil pemeriksaan dari RS Siti Aisyah kota Lubuklinggu, menerangkan bahwa tidak ditemukannya luka – luka vital yang bisa menyebabkan kematian pada tubuh Mayat tersebut.

“Sedangkan menurut Misri (50) yakni isteri Almarhum, korban telah meninggalkan rumah kurang lebih 5 hari, dan setelah melihat kondisi mayat, korban mengenali nayat tersebut melalui ciri-ciri celana pendek yang dikenakan mayat dan terdapat luka bekas jahitan lama yang pernah didapat oleh suaminya,” kata Kapolsek.

Kronologis penemuan mayat, sekira pukul 17.00 wib di aliran sungai Temam, mayat ditemukan pertama kali oleh warga setempat yang sedang memancing ikan, dan posisi mayat dalam keadaan tertelungkup berada ditepian aliran sungai Temam, tersangkut didahan pohon bambu yang menjulur ke tepian sungai. Kondisi mayat dalam kondisi mulai membusuk atau kembung, dan diperkirakan sudah kurleb 4 sampai demgan 5 hari.

Selanjutnya Kapolsek Lubuklinggau Selatan beserta Personil dan dibantu warga setempat, melakukan evakuasi terhadap Mayat, setelah itu sekira pukul 20.00 Wib Mayat langsung dibawa menuju RS. Siri Aisyah Lubuklinggau untuk dilakukan visum lebih lanjut.

Barulah sekira pukul 21.00 wib, setelah dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga, bahwa mereka tidak bersedia untuk dilakukan autopsi terhadap mayat dan meminta agar mayat diserahkan kepada keluarga, untuk segera dilakukan pemakaman.

“Almarhum diduga meninggal karena sakit, sesuai menurut keterangan saksi -saksi dan keluarga Almarhum, yaitu memiliki riwayat penyakit Stroke. Dan almarhum meninggal bukan karena menjadi korban tindak pidana pembunuhan, dan Almarhum murni meninggal dikarenakan sakit yang dideritanya,” tukas Kapolsek. RIL/ NAS

Please rate this

Recommended For You

error: