Sembunyi Ditoilet Sebelum Gasak Rp15 Juta Uang Wakaf Masjid Al-Ba’ari 5/5 (1)

LUBUKLINGGAU, PJ – Ada ada saja yang dilakukan remaja berinisial Ru (17), warga Jalan Waringin, Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II Lubuklinggau ini. Bukannya bulan ramadhan ini berbuat amal sebanyak banyaknya, ia malah melakukan aksi pencurian kotak wakaf atau amal masjid  Agung Al Ba’ari, Kelurahan Jawa Kanan SS, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau.

Tersangka berhasil diringkus di tempat persembunyiannya di Kelurahan Wira Karya, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Jumat (30/4), sekitar pukul 17.00 WIB.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono melalui Kasat Reskrim, AKP M Ismail menjelaskan, kronologis kejadiannya berawal ketika tersangka selesai mengikuti salat Isya berjemaah di Masjid Agung Al Ba’ari, lalu sembunyi di toilet.

Setelah larut malam dan suasana sepi, tersangka diam-diam kembali masuk ke dalam Masjid dan langsung menuju ke kotak wakaf.

Tersangka merusak kotak tersebut dengan obeng yang telah disiapkan sebelumnya. Setalah berhasil membongkar kotak wakaf tersebut, tersangka menguras uang sekitar Rp15 juta yang ada di dalam kotak wakaf tersebut.

Dini hari, saat marbot masjid, Alwis Lubis (50), warga Jalan Bali, Kelurahan Jawa Kanan SS, membuka masjid mendapati kotak wakaf sudah kosong. Dia langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Lubuklinggau.

Menerima laporan itu, Tim Macan Polres Lubuklinggau melakukan penyelidikan. Tidak membutuhkan waktu lama identitas tersangka sudah dikantongi petugas. Setelah dicari keberadaan tersangka, ternyata dia bersembunyi di Kelurahan Wirakarya.

Tak mau membuang waktu, sorenya Jumat (30/4), sekitar pukul 17.00 WIB, polisi berhasil mengamankan tersangka di lokasi persembunyiannya. Lalu tersangka langsung digelandang ke Mapolres Lubuklinggau.

“Tersangka berikut Barang Bukti berupa satu unit kotak wakaf warna coklat sudah diamankan di Mapolres Lubuklinggau,” pungkasnya. FAB

Please rate this

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: