PLN Upayakan Suplai Listrik Optimal Selama Ramadhan No ratings yet.

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Listrik telah menjadi salah satu hal penting bagi masyarakat, apalagi saat bulan Ramadan, baik saat buka puasa, saat sholat tarawih maupun saat sahur, listrik selalu dibutuhkan oleh umat muslim untuk menjaga kehusyukan ibadah.

Untuk menciptakan kehusuyukan umat muslim dilubuklinggau dalam menjalankan ibadah puasa, PT. PLN (Persero) Rayon Lubuklinggau Area Lahat WS2JB memastikan akan berupaya mengoptimalkan pelayanan pasokan listrik selama bulan suci Ramadhan.

Manager PT. PLN (Persero) Rayon Lubuklinggau Area Lahat WS2JB, Arham Ginting saat dibincangi awak media, Jum’at (11/5) mengatakan, dalam menghadapi bulan suci Ramadan pihaknya telah melakukan pemangkasan pohon yang berpotensi akan menjadi penyebab kerusakan jaringan PLN diLubuklinggau.

“Pemangkasan pohon dan dahan yang kita lakukan merupakan hal yang rutin dilakukan oleh PLN, namun khusus menghadapi bulan ramadhan intensitasnya kita tiingkatan,” ungkapnya.

Upaya tersebut sudah dilakukan sejak beberapa pekan terakhir, terutama dititik rawan akan bencana pohon tumbang, yang akan mengganggu jaringan PLN Rayon Lubuklinggau tepatnya disekitar wilayah Kelurahan Air Kati, Petanang Ulu, Taba Baru, Marga Bakti dan sekitarnya.

“Ditargetkan proses pemangkasan pohon itu selesai mendekati bulan suci ramadan, sehingga saat Ramadhan nanti diharapakan tidak terkendala pohon tumbang maupun gangguan binatang lainnya,” terangnya.

Arham menambahkan pihaknya juga akan mengganti beberapa peralatan-peralatan yang sudah dinilai akan menghambat pelayanan pasokan listrik. “Selain perbaikan teknis kita juga sudah siapkan juga personil tambahan untuk melaksanakan piket ramadhan. Agar pelayanan call center 123 lebih optimal lagi kepada pelanggan, khususnya selama bulan ramadhan.

Masih kata Arham kebutuhan listrik dilubuklinggau terkategori normal. Namun akan terjadi peningkatan selama bulan ramadhan. Untuk itu pihaknya mewaspadai potensi akan kekurangan suplai listrik.

“Beban puncak itu terjadi sekitar pukul 19.00 sampai 22.00. Ini kita prediksi akan bertambah lama beban puncaknya. Kita perkirakan hingga pukul 5.00 karena masyarakat akan menggunakan listrik dimalam hari akan lebih lama, dari buka hingga sahur,” pungkasnya. RED

Please rate this

Recommended For You

error: