Pekan Depan APK Semrawut Akan di Tertibkan No ratings yet.

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) Kota Lubuklinggau merencanakan akan menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) peserta Pemilu 2019 pada 18 desember mendatang. Sebab, saat ini banyak APK peserta Pemilu yang dipasang tidak sesuai etika dan estetika, termasuk mengganggu keindahan kota, karena dipasang di tiang listrik, pepohonan hingga taman kota.

Kemudian, APK juga dilarang dipasang pada tempat ibadah termasuk halaman, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, gedung milik pemerintah, lembaga pendidikan dan tempat ibadah. Larangan ini tertera jelas dalam Undang-Undang (UU) No.7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, dijelaskan lagi dalam Peraturan KPU No.23, 28 dan 33 tentang Kampanye.

Ketua Bawaslu Lubuklinggau, Mursydi didampingi Komisioner Bawaslu Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran (HPP) dan Sengketa Pemilu, Bahusi, Selasa (13/12) mengungkapkan. Penertiban yang akan dilakukan pada 18 Desember 2018 nanti, merupakan hasil rapat koordinasi lintas sektoral, antara Bawaslu, KPU, Dishub dan Sat Pol PP.

Namun, sebelum melakukan penertiban Bawaslu Kota Lubuklinggau akan memberi surat imbauan kepada peserta Pemilu, baik Partai Politik, tim kampanye Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, termasuk Calon Anggota DPD.

“Kita apresiasi metode yang dilakukan peserta Pemilu, dalam melakukan sosialisasi mengenai pelaksanaan Pemilu yang akan dilakukan pada 17 April 2019 mendatang. Namun, sangat kita sayangkan banyak APK yang dipasang tidak sesuai tempatnya,” katanya.

Berdasarkan penjelasan dari Sat Pol PP Kota Lubuklinggau dalam rakor tersebut, tidak boleh ada yang mengganggu ketertiban umum dan keindahan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) No.16 Tahun 2004. Sementara, berdasarkan pengamatan Bawaslu banyak APK yang dipasang yang mengganggu ketertiban umum.

“Prinsipnya, semua APK yang dipasang tidak sesuai tempatnya akan ditertibkan. Penertiban dilakukan mengacu pada aturan dan Perundang-undangan yang berlaku, baik Peraturan KPU, Perda hingga Peraturan Walikota,”jelas Bahusi.

Maka dari itu, pihaknya mengimbau seluruh peserta Pemilu untuk mematuhi aturan yang sudah ditetapkan, dengan melepas APK yang dipasang tidak sesuai dengan tempatnya tersebut.

“APK-kan dibuat untuk sosialisasi. Jadi, kita meminta seluruh peserta Pemilu untuk memindahkan seluruh APK yang dipasang di tempat yang melanggar. Sebab, ketika kita turunkan, dikhawatirkan APK tersebut akan rusak,” harapnya. RED

Please rate this

Recommended For You

error: