Pasca Insiden Kelaparan, Disbudpar dan DLH Saling Klaim Fasilitas Danau Rayo 2 No ratings yet.

MURATARA, Panjinews.com – Pasca insiden kelaparan yang menimpa peserta dan tamu undangan festival danau rayo 2, kini dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Musi Rawas Utara saling lempar tanggung jawab dan mengklaim fasilitas di acara Festival Danau Rayo.

Fasilitas berupa tenda, kursi serta organ (Sound System) diacara festival danau rayo diakui salah satu pejabat Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Muratara merupakan fasilitas mereka bukan fasilitas Dinas Pariwisata.

“Tenda kami dipucuk, kursi plastik, sofa itu punya kami. Baju – baju seragam yang putih dipakai Kajari, Polres itu baju seragam dari kami,” Ujar salah satu pejabat DLHP.

Dilanjutkan nya juga bahwa sound system yang dipakai di acara festival danau rayo itu merupakan fasilitas mereka.

Sementara itu, Zazili Sekretaris Dinas kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) muratara menampik atas tundingan dan mengatakan bahwa fasilitas yang dipakai di festival danau rayo itu merupakan fasilitas dari Dians Pariwisata.

“cak ini dindo, yang dipakai DLHP kemarin itu adalah tenda kami. dikarenakan hujan, sound system mereka tidak bisa naik ke atas tebing, jadi mereka terpaksa pake tenda kami dindo,” tegas Zazili melalui pesan Whatsapp nya.

Dan dikatakannya lagi bahwa tenda tersebut mereka sama – sama sewa, hanya dikarenakan hujan DLH tidak dapat memakai nya. “Idak dindo, kami sewa masing – masing, Cuma tenda mereka tidak bisa dipakai dikarenakan hujan,” ujar nya.

Hingga berita ini ditayangkan baik Kepala Dinas Pariwisata maupun Kepala DLHP belum berhasil dimintai tanggapan nya. TIM

Please rate this

Recommended For You

error: