Nagih Hutang Dengan Cara Salah Berujung Pidana No ratings yet.

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Satuan Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara berhasil meringkus emak-emak dan biduan yakni Herleni alias Boy (36), dua biduan yaitu Ainita Anggraini (36) dan Rita Sarilaka (30), Kamis (28/3).

Ketiganya ditangkap Polisi ditempat berbeda karena terlibat tindak pidana pencurian atau maling perabotan milik Mas Amah alias Imas (38) warga Kelurahan Ulak Surung pada 12 Maret 2019 lalu.

Tersangka Herleni alias Boy warga jalan Batu Urib Taba Kecamatan Lubuklinggau Timur I menjadi eksekutor atau pelaku pencurian, sementara dua biduan yakni Ainita Anggraeni dan Rita Sarilaka menjadi penadah atau pembeli barang hasil curian.

Adapun barang-barang milik korban yang hilang diantaranya satu unit TV Tabung merk PHOENIX ukuran 21 inchi, satu buah Kipas Angin merk SNI, satu buah Dompet berisikan Uang Tunai sebesar Rp. 420.000,- (empat ratus dua puluh ribu rupiah) dan KTP Asli serta satu unit Handphone Samsung J warna Hitam sehingga Korban mengalami kerugian diperkirakan sebesar Rp. 3.000.000,- (tiga juta rupiah).

“Pelaku ada mengirim SMS kepada korban bahwa barang-barang milik Korban yang hilang ada di rumah pelaku dan kalau mau diambil maka korban harus melunasi hutang korban kepada pelaku sebesar Rp 500 ribu,”ungkap Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara, AKP Horison Manik, Jumat (29/3).

Setelah itu, korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Lubuklinggau Utara agar diproses hukum. Kemudian pada Kamis (28/3) dipimpin Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara Aiptu M. Hasrul Basri dibantu oleh Personil unit Reskrim lainnya mendapatkan informasi bahwa tersangka Boy sedang berada di rumahnya lalu langsung dilakukan penangkapan di rumahnya.

Kemudian tersangka Boy menunjukkan barang bukti berupa TV merk Phonik yang disimpan di dalam rumah kontrakan tersangka Aijin yang saat sedang tidak berada di rumahnya lalu dilakukan pengembangan ternyata didapatkan informasi kalau Tersangka Aini sedang berada di Kelurahan Lubuk Tanjung kemudian Personil Reskrim langsung mencari keberadaannya dan akhirnya berhasil ditangkap pada saat sedang mengendarai sepeda motor.

Tersangka Aini langsung dibawa untuk menunjukkan barang bukti berupa Kipas Angin dan Tersangka Aini mengakui kalau Kipas Angin sudah dijualkannya kepada tersangka Rita seharga Rp. 100 ribu.

Lalu polisi langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka Rita di rumahnya dan berhasil mengamankan barang bukti berupa Kipas Angin tersebut. Akhirnya ketiga Tersangka langsung dibawa ke Mapolres Lubuklinggau berikut barang bukti TV dan Kipas Angin guna dimintai keterangan dan penyidikan lebih lanjut.

Diketahui,para pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan cara merusak kunci pintu gembok rumah korban dan tidak lama setelah kejadian itu ternyata pelaku diduga adalah teman Korban sendiri yang bernama Boy. NSR

Please rate this

Recommended For You

error: