Mursyidi: Pemasangan APK Tetap Kedepankan Nilai Keindahan No ratings yet.

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Sesuai peraturan komisi pemilihan umum (Pkpu) nomor 23 pasal 34 menjelaskan tentang tempat yang dilarang untuk memasang alat peraga kampanye (apk). Diantaranya Tempat ibadah, fasilitas Pendidikan dan kesehatan, gedung milik Pemerintahan.

Ketua Bawaslu Lubuklinggau, Mursyidi saat dikonfirmasi media menanggapi perihal apabila ada apk yang terpasang di taman kota, itu tidak ada dalam aturan pkpu dan perbawaslu, Itu wewenang Pemerintah daerah untuk menertibkannya, sesuai peraturan daerah (perda) yang ada. Namun diluar itu harapanya tetap mengedepankan nilai-nilai estetika dan etika serta keindahan tata ruang kota.

“Kita bingung kalau dipasang ditaman itu tidak diatur dalam pkpu. Tinggal lagi ada di pemerintah melalui aturan perda nya, apakah itu melanggar nilai keindahan atau tidak,” jelasnya, kamis (18/10).

Ditambahkan Musryidi, pihaknya dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan pemkot mengenai perda pemasangan apk di taman kota, apabila perdanya sudah ada maka yang berwenang membersihkannya yakni aparat satuan polisi pamong praja (Pol pp) selaku penegak perda.

“Sejauh ini Pantauan bawaslu melalui baik melalui panwascam di setiap Kecamatan belum ada peletakan apk yang melanggar. Kita juga meminta kerjasama kepada seluruh masyarakat untuk aktif dan turut berpartisipasi dalam pengawasan, silakan melaporkan apabila ada pelanggaran baik ke panwascam atau langsung ke bawaslu,” paparnya.

Masih kata Mursyidi, ia pun menghimbau kepada partai politik (parpol) untuk tetap menjaga etika dan estetika agar tetap menjaga keindahan kota serta tetap mematuhi aturan yang ada.

“Agar semua berjalan lancar tanpa kendala, tetap taati aturan yang ada, agar pemilu damai dan berintegritas dapat terwujud dilubuklinggau,” pintanya. NSR

Please rate this

Recommended For You

error: