Momen Hardiknas 2021, Yuk Eva : Mari Kita Wujudkan Merdeka Belajar yang Sesungguhnya 5/5 (1)

LUBUKLINGGAU, PJ – Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 dengan tema “Serentak Bergerak Mewujudkan Merdeka Belajar” menurut Senator cantik asal Sumatera Selatan (Sumsel), HJ Eva Susanti merupakan falsafah yang sangat baik dan juga sesuai dengan kondisi pendidikan di indonesia sekarang ini.

Balutan bayang bayang Covid 19 yang masih menghantui, membuat permasalahan pendidikan kian kompleks. Pembelajaran dalam jaringan (daring) yang diterapkan tentu menimbulkan berbagai macam masalah masalah baru ditubuh pendidikan di Indonesia.

Hj Eva menuturkan, dirinya mendengarkan langsung keluhan keluhan masyarakat baik orang tua maupun pelajar itu sendiri terutama di wilayah Sumsel yang kesulitan dalam menghadapi metode pembelajaran daring ini.

Wilayah Sumsel yang terdiri dari 17 Kabupaten Kota ini memiliki berbeda beda Sumber dayanya, kemajuan pembangunannya.

Sehingga, dari 17 kabupaten kota itu memiliki keluhan masing masing. Namun, yang terbanyak yakni mengeluhkan jaringan internet yang lelet khususnya di daerah kabupaten yang cukup jauh jangkuaannya.

Kemudian, masalah kemampuan dalam memenuhi kebutuhan kuota internet juga menjadi keluhan. “Kadang kuota sudah diberikan, mereka juga keluhkan tidak mampu membeli handphone. Jadi kompleks permasalahannya. Dan ini harus diselesaikan semua,” ungkap Yuk Eva (sapaan akrab sang senator cantik ini).

Menurutnya, jargon yang disampaikan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim sangat baik apabila betul diterapkan guna memerdekakan sistem pembelajaran dari sistem daring kembali ke normalnya yakni tatap muka. Sebab pembelajaran luar jaringan (luring) alias tatap muka dinilai jauh lebih efektif ketimbang harus daring.

Pihaknya, kata Eva, juga sebelumnya sudah berkomunikasi dengan Kementrian Pendidikan dan Kementrian Agama membahas solusi terbaik penerapan pembelajaran kedepannya. Sudah disepakati untuk dilaksanakan pembelajaran tatap muka. Namun, tetap protokol kesehatan dikedepankan.

Sebab, selain memperjuangkan atau memerdekakan pembelajaran, juga kesehatan tentunya harus diutamakan.

Masih banyak lagi dalam catatannya, kata Eva, apabila ingin mengulas permasalahan pendidikan ini. Permasalahan kesejahteraan guru honorer, mahalnya biaya sekolah swasta dan lain sebagainya.

Dengan momen Hardiknas 2021 ini, Eva mengajak bersama sama untuk semua elemen yang ada untuk sama sama mencari solusi. Tawarkan solusi terbaik, sebab sukesnya pendidikan ini adalah kewajiban bersama. Bukan pemerintah saja, bukan legislasi saja. “Semua harus ambil peran sesuai amanat bapak pendidikan kita Ki Hajar Dewantara. Selamat Hardiknas 2021, mari kita gaungkan “Serentak Bergerak Mewujudkan Merdeka Belajar”,” tutupnya. FAB

Please rate this

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: