Media Gathering Bawaslu Mura Berlangsung Sukses No ratings yet.

MUSIRAWAS, PE – Bertempat di Taman Anggon Beliti Kelurahan Durian Remuk, Kamis (27/8) berlangsung kegiatan Media Gathering yang digelar Bawaslu Mura. Acara dihadiri Kapolres Mura,  AKBP efrannedy dan diikuti insan pers mewakli media serta PWI MLM. Kegiatan mengangkat tema Mewujudkan Pilkada Mura 2020 yang berkualitas,  berimbang dan berintegritas.

Ketua Bawaslu Mura,  Oktureni Shandra Kirana dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan ini sudah lama direncanakan tepatnya sebelum pandemi sekitar Januari. Besar harapan terhadap rekan pers untuk menjadi mata dan mulut Bawaslu Mura.

“Menjadi mata kami, maksudnya membantu kami mengawasi setiap tahapan pelaksanaan Pilkada. Mulut, maksudnya membantu kami menyampaikan sosialisasi dan semua informasi terkait penyelenggaraan Pilkada, ” terang dia.

Untuk itu, Reni berharap rekan pers dapat menjaga kode etik dan integritas sehingga dapat terwujud Pilkada Mura 2020 yang berintegritas dan berkualitas.

“Tanpa bantuan masyarakat, tidak mungkin mencapai Pilkada berkualitas. Sebab personal kami terbatas, makanya nanti akan ada kegiatan Garda, Gerakan Pengawal Pilkada yang dibentuk di salah saru kelurahan setiap kecamatan. Diharapkan Garda dapat membantu tugas kami termasuk melakukan sosialisasi, ” kata dia.

Reni menambahkan, kegiatan media gathering ini diharapkan dapat meningkatkan jalinan silaturahmi antara pihak media dengan stakeholder terkait terutama pengawas. “Untuk itu kedepan perlu dilakukan silaturahmi seperti ini, bisa dilaksanakan setiap bulan,, ” katanya.

Ketua PWI Mura, Novi Yansyah,  pers harus dapat menjadi penyejuk dalam suasana Pilkada yang panas. Sebaliknya,  pers juga dapat menghangatkan suasana Pilkada yang adem ayem. Tidak hanya membiarkan  demokrasi sudah dilaksanakan tanpa dinamika sedikit pun

“Selain itu, pers juga harus memerhatikan kode etik jurnalis dengan menyajikan berita akurat dan berimbang.  Tidak menyebarkan berita bohong,  sadis dan cabul serta tidak beretikat buruk,” jelas Novi.

Dalam kesempatan yang sama,

Kapolres Mura,  AKBP Efrannedy menjelaskan bahwa peran polisi terbatas dalam mensukseskan Pilkada yakni pengamanan. Empat peran lainnya lanjut Efran,  tidak dapat dilakukan kepolisian yakni sosialisasi. penyelenggaraan,  pengawasan dan kepesertaan yakni hak memilih dan dipilih.

“Kalau pers bisa melakukan lima peranan sekaligus. Makanya mainkan peran dan fungsi pers dalam pilkada terutama turut mengawasi  proses penyelenggaraan sesuai aturan yang ada. Mari juga memberikan hak konstitusi memilih serta menciptakan kondisi dan suasana Pilkada yang damai. Tentu pers jangan lupa berkoordinasi dengan stakeholder dalam menjalankan perannya, ” pungkas dia. ADV/FAB

Please rate this

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: