Lendri Mulai “Panaskan Mesin” Jelang Pilkada Mura 2020 No ratings yet.

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Percaturan politik menjelang pilkada Musi Rawas (Mura) kian semarak, di pertengahan tahun 2019 ini, mulai banyak tokoh mulai bermunculan dan memanaskan mesinnya, mulai dari kalangan politikus muda, aktivis, pengusaha hingga sosok seorang guru. Seperti halnya salah seorang putra terbaik di Bumi Silampari, Lendri Alfikar nampaknya akan ikut meramaikan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah kabupaten Musi Rawas tahun 2020 mendatang.

Hal itu terungkap setelah, ramai terpajang nama dan fotonya di beberapa dinding status pemilik akun facebook yang menyatakan “Jas Merah Peci Mas” siap maju di Pilkada Mura. Slogan Jas merah Peci Mas itu sendiri merupakan slogan yang sudah sangat melekat kepada Lendri Alfikar sejak dirinya mencalonkan diri sebagai anggota DPD tahun 2004-2009 lalu.

Figur seorang guru sekolah dasar yang berstatus ASN ini tidak perlu diragukan lagi sepak terjangnya, baik dikalangan aktivis mahasiswa hingga di kalangan pecinta alam, dan track record nya mengomandoi beberapa organisasi pergerakan juga tak perlu dipertanyakan lagi, hanya sedikit mengulas Lendri Alfikar pernah menjabat sebagai ketua DPC GmnI Lubuklinggau, Pernah juga memegang komando sebagai ketua Karang Taruna Musi Rawas, dan saat ini juga aktif dalam organisasi keprofesian seperti PGRI dan organisasi kedaerahan seperti IKMB dan masih banyak lagi.

Saat dijumpai awak media dikediamanya, kemarin (20/8). Lendri Alfikar mengaku kalau memang dukungannya banyak, dirinya siap maju. Perihal maju secara independent atau menggunakan partai politik, Ia mengatakan akan melihat peluang terlebih dahulu.

“Lewat partai bisa, independent juga kita sudah pernah mengalami calon lewat independent. Walaupun di pemilu bukan pilkada,”ungkap Lendri.

Lendri sangat serius maju di Pilkada Mura nanti. Dengan tegas ia mengatakan tidak akan main main dengan hal seperti ini. Latar belakangnya ia merupakan putra daerah Musi Rawas, serta memiliki rasa kecintaan terhadap daerah Musi Rawas. “Saya memang lahir di Musi Rawas, Desa Sungai Pinang Kecamatan Muara Lakitan,”ungkapnya.

Masih kata ayah dari lima orang anak ini, kalau ingin menunggu siap, maka tidak akan pernah siap. Karena ukuran siap itu relatif pada sudut pandang masing masing. “Saya rasa memang ini sudah waktunya, hanya saja proses ini masih sangat panjang, kita juga akan realistis dengan keadaan,” pungkasnya. NSR

Please rate this

Recommended For You

error: