Lantaran “Cemburu” Mardiyanto Di Hadiahi Timah Panas No ratings yet.

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Mardiyanto (42) terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh polisi, setelah mencoba kabur dan melawan dengan sepucuk senjata api rakitan (Senpira) miliknya. Warga RT 10, Kelurahan Rahma, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I tersebut, dilumpuhkan sekitar pukul 23.00 WIB, Selasa (11/9).

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar melalui Kapolsek Lubuklinggau Selatan, Iptu Aprinaldi, Rabu (12/9) mengatakan tersangka diringkus diduga telah mengancam sekaligus membahayakan nyawa, Sutopo (55) yang tidak lain tetangganya sendiri, lantaran menuduh korban berselingkuh dengan istrinya.

Iptu Aprinaldi menjelaskan kronologis penangkapan bermula saat pihaknya mendapatkan informasi kalau tersangka berada disalah satu rumah di Kelurahan Jawa Kanan SS.

Kemudian anggota langsung meluncur kelokasi kejadian, saat anggota tiba dilokasi langsung melakukan pengerebekan, namun tersangka mengetahui adanya anggota melakukan penggerebekan bukannya menyerah melainkan mencoba melarikan diri sambil memegang senpira ditangan kanannya.

Anggota sempat melepaskan tembakan peringatan keudara, tapi tersangka tidak menggubris peringatan tersebut, terpaksa anggota melepaskan tembakan terarah dikaki kirinya hingga tersangka tersungkur dan mudah diringkus.

“Tindakan tegas itu diambil, karena teraangka, mencoba melarikan diri sambil memegang senpira,” katanya

Selanjutnya, tersangka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siti Aisyah (RSSA) Lubuklinggau guna mendapatkan perawatan medis.

“Saat kami introgasi, tersangka mengakui telah menembak kaca jendelah rumah korban dengan senpira sebanyak satu kali dan mengancam membunuh korban,” jelasnya.

Lebih lanjut, dari pengakuan tersangka, motif tersangka mengancam korban, lantaran tersangka cemburu dan menunduh korban berselingkuh dengan istrinya.

Tersangka yang emosi lalu menembak kaca rumah korban sebanyak satu kali menggunakan senpira dan sekaligus mengancam akan membunuh korban. “Maka dari laporan korban karena merasa terancam, tersangka kami ringkus,” pungkasnya. NSR

Please rate this

Recommended For You

error: