Kode Silampari Terbentuk, Siap Naungi Pemuda Semua Kalangan No ratings yet.

LUBUKLINGGAU – Bertempat di Ball Room We Hotel, Komunitas Demokrasi (Kode) Silampari mendeklarasikan terbentuknya komunitas yang menaungi pemuda pemuda dari semua elemen diwilayah Musirawas, Lubuklinggau dan Muratara, Minggu (5/7).
Komunitas itu diprakarsai Haris Munandar, Sukril Jamil, Bagindo Togar, Dr. Husni Thamrin, Dr. Zulfikri Suleman.
Berdasarkan pantauan, setelah melakukan musyawarah, terpilih Bunrino menjabat sebagai ketua dan Elpan Juniardi sebagai sekretaris.
“Kode Silampari ini sendiri merupakan wadah bagi semua pemuda-pemudi untuk menjalin silaturahmi, bertukar pendapat atau ide kreatif, mencari solusi dan memecahkan permasalahan untuk pengembangan individu lebih baik,” ujar Bunrino.
Ia mengaku bersyukur komunitas demokrasi (Kode) telah terbentuk.  Dirinya berharap para generasi muda memiliki wadah yang tepat untuk menuangkan semua ide/kritik/saran yang dapat didiskusikan.
“Selain tempat bersilaturahmi, Kode ini juga diharapkan mampu mencari jalan keluar dari setiap persoalan terkhusus dibidang pemerintahan, politik,sosial, agama dan lainnya,”ungkap Bunrino.
Kode juga diharapkan menjadi wadah controling, setiap kebijakan pemerintah yang dirasa kurang menguntungkan masyarakat banyak. Apalagi  para anggota dan pengurus Kode diisi generasi muda yang kritis, berpikiran maju dan memiliki jiwa sosial.  Tentunya pemikiran-pemikiran yang lahir dari Kode Silampari  berlandaskan ilmu pengetahuan, berkeadilan dan berketuhanan.
“Kami lahir, untuk sumbangsih pemikiran menuju masa depan lebih baik, Insya Allah kami akan konsisten dalam pergerakan,menyampaikan pendapat dan berbuat kebaikan,” terangnya.
Dalam kesempatan itu, Bunrino mengajak semua anggota dan pengurus dapat bersama sama membesarkan KODE Silampari dan membuka ruang bagi para generasi muda untuk dapat bergabung belajar bersama, berdiskusi dan berpikiran maju. AFA

Please rate this

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: