Kapolres: Warnet Bakal Ditindak Tegas dan Batasi Waktu Operasionalnya No ratings yet.

*Disinyalir Kerap Menjadi Arena Judi Online dan Transaksi Narkoba

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono kembali menyampaikan bahwa penuntasan peredaran narkoba menjadi fokus utama atau prioritas utama dirinya dalam memimpin Polres Lubuklinggau.

Tidak ada toleransi bagi pengedar, bahkan mantan Kapolres Pagaralam ini sudah menyiapkan beberapa upaya. Jika sebelumnya ia menegaskan pembatasan waktu pesta malam, kali ini Kapolres akan melakukan penertiban warung internet (warnet) yang belakangan ini berhembus isu menjadi salah satu wadah judi online dan peredaran narkoba.

“Iya kita akan lakukan penertiban warnet warnet. Sudah berhembus kabar bahwa warnet jadi tempat berjudi online dan transaksi narkoba,” ujar Kapolres dalam kegiatan Fokus Group Diskusi (FGD) bersama rekan rekan media cetak, media online dan penggiat madis sosial, di ruang pertemuan Mapolres Lubuklinggau, kemarin (25/01).

Pria yang memiliki satu putri ini menegaskan, bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan berkoordiasi dengan pemerintah kota (pemkot) Lubuklinggau untuk menerbitkan aturan dalam penindakkan terhadap warnet warnet yang melanggar tersebut.

“Kita akan terbitkan semacam Perwal seperti layaknya pesta malam. Nanti kita buat batas waktu operasional warnet sampai jam 22.30 WIB. Kita bakal tertibkan juga apabila warnet menjadi wadah judi online dan peredaran narkoba. Dan kita bakal tertibkan juga warnet yang menjadi tempat bolosnya anak sekolah,” tegasnya.

Selaku Kapolres, Kembali Dwi menegaskan, tidak ada main main dengan narkoba. Karena narkoba merupakan sumber segala galanya. “Kalau dahulu mencuri dengan latar belakang ekonomi. Tapi sekarang ini beralih, kriminal contohnya mencuri itu karena memenuhi kebutuhan narkoba. Makanya saya ajak anggota saya konsisten perangi narkoba,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Lubuklinggau, Erwin Armaedi melalui Sekretaris, Adi menuturkan, pihaknya tidak memungkiri bahwa memang ada beberapa oknum pemilik warnet, seolah membiarkan praktek judi online ditempat usahanya.

Namun, dalam penindakan pihaknya terus berupaya. Namun, dalam penerbitan izin pelaku usaha warnet, pihaknya hanya selaku penerbit rekomendasi.

Namun, izin diterbitkan oleh pihak perizinan. “Kami hanya mengeluarkan rekomendasi. Rekomendasi kami keluarkan sesuai dengan aturan yang ada. Seperti mengecek tempat usahanya. Mengecek perlengkapan dan lain sebagainya,” sebutnya singkat. AFA

Please rate this

Recommended For You

error: