Ini Dia Bahaya “Junk Food” Bagi Tubuh No ratings yet.

SUMSEL, Panjinews.com – Seiring dengan perkembangan zaman, junk food (makanan sampah) menjadi pilihan makanan yang sangat diminati. Bagaimana tidak, junk food dinilai sangat praktis, murah dan enak maka tak heran jika junk food pun menjadi idola masyarakat masa kini. Namun ternyata dibalik rasanya yang enak, murah serta praktis junk food menyimpan segudang bahaya, bahaya apa sajakah itu???

Menurut Windi Rizki Oktaria seorang mahasiswi Universitas Sriwijaya, jurusan ilmu kesehatan masyarakat menerangkan, sebelum membahas lebih jauh apa saja bahaya junkfood, ia menjelaskan junk food itu suatu istilah makanan “sampah”, yaitu makanan yang tidak dibutuhkan oleh tubuh karena mengandung sangat rendah kalori serta mempunyai gizi yang tidak seimbang, mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi, tinggi kandungan natrium/ garam, bahan perasa/ umami yang terlalu banyak, dan adanya pengawet tertentu yang apabila sering dikonsumsi akan berdampak negatif terhadap kesehatan.

Dikutipnya dari seorang pakar dan ahli gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes “Junk food adalah makanan yang kandungan gizinya rendah, tetapi kaya dengan zat zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Biasanya junk food yang ada di sekitar kita itu sangat tinggi gula, sangat tinggi garam dan sangat tinggi lemak trans. WHO (World Health Organization) menggolongkan 10 jenis junk food diantaranya gorengan, fast food, jeroan dan daging berlemak, asinan, daging olahan, makanan yang dipangang, sajian manis beku, manisan kering, makanan kaleng, dan semua olahan keju,” kutipnya.

Masih kata sang Mahasiswi, dari laman kemenkes direktorat promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat beberapa bahaya mematikan akibat sering mengonsumsi junk food diantaranya adalah: kolesterol tinggi, diabetes, penyakit jantung, kerusakan hati, dan gangguan ginjal. Banyak juga penyakit berbahaya lainnya yang disebabkan oleh konsumsi junk food.

Sebenarnya tak masalah konsumsi junk food sesekali namun jangan sampai terlalu banyak dan berlebihan ya. Seperti yang diterangkan Guru Besar Gizi Masyarakat IPB Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, MS, sebetulnya fast food masih boleh dikonsumsi tubuh manusia. Bila mengacu pada kualitas gizi fast food sendiri, diketahui bahwa dalam fast food tetap mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh. Tetapi, bila dikonsumsi berlebihan pun tidak baik.

“Alasan hal tersebut antara lain karena dalam fast food mengandung tinggi garam, gula, dan minim serat. Makanya, ahli gizi tentunya tidak merekomendasikan Anda untuk setiap hari makan fast food,” tukasnya. RIL/ NSR

Please rate this

Recommended For You

error: