Hendak Dijual 1.2 Milyar Malah Ludes Terbakar No ratings yet.

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Warga Lubuklinggau, khususnya yang tinggal di sekitar kelurahan Wirakarya, Cereme dan Jawa Kiri Kecamatan Lubuklinggau Timur 2, Kamis (27/12) malam sekira pukul 22.00 WIB dihebohkan dengan bencana kebakaran.

Berdasarkan info dilapangan, 1 unit rumah beralamat di Rt 10 Kelurahan Wirakarya Kecamatan Lubuklinggau Timur 2, yang diketahui milik Muhammad (53) ludes dilalap sijago merah.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kehadian ini, karena rumah dalam keadaan kosong dan terpampang tulisan ‘rumah dijual seharga Rp1.2 Milyar di depan pagar rumah tersebut.

Wawan (29), salah seorang warga Lubuklinggau yang ditemui disekitar lokasi kejadian mengatakan, dirinya melihat secara jelas kobaran api melalap bangunan rumah. Lebih dari setengah jam api beraksi, dan akhirnya berhasil dipadamkan.

“Saya tidak tahu siapa yang mengetahui awalnya kebakaran ini, yang jelas tadi saya mendengar teriakan warga yang mengatakan ada kebakaran. Saya keluar rumah, melihat api sudah membakar rumah, dan warga pun sudah ramai,” ujarnya.

Dirinyapun, kata Wawan, bersama warga lainnya secara bahu membahu langsung melakukan upaya untuk melakukan pemadaman api.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadaman kebakaran dan Penanggulangan Bencana Lubuklinggau, Kgs Effendi Feri membenarkan bahwa telah terjadi kebakaran di Kelurahan Wirakarya Kamis tanggal 2 Desember 2018. Sekitar pkl 22.00 wib di Rt. 10 Kel. Wira Karya Kec. Lubuklinggau Timur 2.

Kondisi sesaat setelah api berhasil dipadamkan.

Diceritakannya, Pada pukul 22.00 wib warga menelpon Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penanggulangan Bencana ( DPKPB ) bahwa telah terjadi kebakaran di kel. Wira Karya.

Mendapat kabar itu, kata Feri, Anggota TRC PB BPBD dan DAMKAR segera kelokasi kejadian. “Alhamdulillah api sudah berhasil dipadamkan pada pukul. 22.45 WIB dan selesai pendinginan pukul 23.30  WIB,” tuturnya.

Feri mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan penyebab utama terjadinya kebakaran tersebut. Namun, beberapa warga menyebut api berasal dari konsleting listrik. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun diprediksi kerugian dialami korban sekitar Rp400 juta,” tutupnya. NSR

Please rate this

Recommended For You

error: