Giliran Andre, Kabid Dinas PMD Yang di Periksa Pidsus No ratings yet.

MUSI RAWAS, Panjinews.com – Setelah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kabupaten Musi Rawas Miftha Joni dan Sekretaris PMD, Alexander berurusan dengan Kejari Lubuklinggau, kini giliran Andre Kabid di Dinas DPMD yang dipanggil penyidik Kejari untuk dimintai keterangan terkait pungutan dua juta per kades pada kegiatan Berkah. Senin (8/7).

Menurut data yang dihimpun wartawan, setelah sebelumnya pada Senin (1/7) lalu Miftha Jhoni seusai dimintai keterangan oleh penyidik. Menurut Miftha kedatangannya ke ruang kerja Kasi Pidana Khusus (Pidsus) hanya untuk silaturahmi saja.

“Tidak ada pungutan pada kegiatan PAPD-DBMPD. Nanti tanya sama Kades nya langsung atau ke Alexander selaku Sekretaris”, kata Miftha kepada wartawan.

Sama halnya dengan Miftha Joni, Sekretaris dinas PMD, Alexander juga mengungkapkan hal yang sama. Setelah didesak pertanyaan, Alexander mengatakan. “Saya ini hanya bawahan, langsung tanya saja pada Miftha Joni selaku Kadis terkait pungutan berkah tersebut,” Singkatnya.

Sementara, Andre belum dapat diminta tanggapannya terkait pemanggilan dirinya oleh penyidik. Menurut salah satu staf yang ada di Kejari, pemanggilan ASN dari DPMD Mura oleh penyidik sekira pukul 9 : 00 WIB masuk keruang Pidsus.

“Dia datang sekira pukul 9 pagi langsung menuju ke ruang Pidsus. Pukul 12 : 00 WIB tadi sempat keluar mungkin makan siang dan pukul 13 : 00 WIB kembali keruangan Pidsus”, tutupnya.

Pemeriksaan terhadap Andre selaku Kabid di Dinas PMD di benarkan oleh penyidik Kejari Lubuklinggau.

“Hari ini giliran Kabid PMD yang kita panggil untuk dimintai keterangannya. Setelah sempat pada Senin (1/7) yang lalu telah kita panggil juga Kadis bersama Sekretarisnya, mungkin kedepan kita panggil beberapa orang Kades untuk dimintai keterangan,” tutup penyidik. TIM

Please rate this

Recommended For You

error: