Febri Desak APH Periksa Kontraktor Pembangunan Drainase Sukamana No ratings yet.

MUSIRAWAS, Panjinews.com – Aparat Penegak Hukum didesak untuk menelusuri dan memeriksa Kontraktor atas dugaan penyimpangan terhadap pembangunan Drainase dusun 1,2 dan 4 Desa Sukamana, Kecamatan STL Ulu Terawas yang belum genap satu tahun namun telah rusak. Kamis (9/01).

Hal itu Disampaikan Febri HR salah satu pemuda penggiat anti korupsi di wilayah Kabupaten Musi Rawas, Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas Utara.

Febri mendesak dan berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) baik itu Kejaksaan Negeri Lubuklinggau maupun Tipidkor Polres Musi Rawas untuk turun Investigasi dan memeriksa pembangunan yang telah menelan anggaran ratusan juta tersebut.

Menurut Febri HR, pembangunan yang belum genap setahun tersebut diduga dikarenakan dikerjakan tidak sesuai dengan petunjuk teknis dan RAB serta lemah nya pengawasan pihak Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Tata Ruang dan Pengairan (PUCKTRP) Musi Rawas.

“saya berharap dan mendesak pihak APH untuk turun, investigasi dan memeriksa pembangunan ini, saya menduga pekerjaan ini dikerjakan asal – asalan, pembangunan yang menelan uang rakyat ratusan juta akan tetapi telah rusak dalam waktu baru seumur jagung itu,” Ujar Febri HR.

Lanjut Febri HR, perbaikan yang dilakukan oleh CV. Amartha sudah seharusnya dan wajib dikerjakan, alasan itu dikatakan Febri tidak bisa menjadi alasan untuk menutupi penyebab kerusakan yang terjadi.

“Alasan CV. Amartha tidak bisa menjadi alasan untuk menutupi dugaan penyimpangan yang menjadi penyebab kerusakan bangunan tersebut. Ini disinyalir akibat pekerjaan yang tidak mengacu pada RAB dan lemah nya pengawasan pihak dinas yang diduga dikarenakan adanya “Kongkalikong”.” Jelas Febri HR.

Sementara itu sebelumnya, Lina atau yang akrab disapa Mak nyak itu selaku rekaan membenarkan bahwa pembangunan itu dikerjakan oleh nya, dan dirinya juga mengakui adanya kerusakan terhadap pembangunan tersebut.

“memang benar proyek dikerjakan oleh bunda, dan bunda sudah dapat informasi dari dinas terkait. Kerusakan pada proyek tersebut akan kami perbaiki sebab itu masih dalam proses pemeliharan dan tanggung jawab kami. Sekarang lagi kami perbaiki,” Ujar Lina yang akrab disapa Mak nyak itu.

Diketahui, terlihat janggal. Tertuang didalam Layanan Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE) Kabupaten Musi Rawas didalam tender yang diikuti 8 peserta hanya 1 peserta yang mengajukan penawaran yakni hanya CV Amartha.

Pada tahun anggaran 2019, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Tata Ruang dan Pengairan (PU CKTRP) telah menganggarkan pembangunan drainase dusun 1, 2 dan 4 Desa Sukamana kecamatan STL Ulu Terawas sebesar 235 juta, sumber dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019 dan diketahui CV Amartha selaku rekanan pelaksana pekerjaan.

Sementara itu pihak Dinas PUCKTRP Musi Rawas belum didapatkan penjelasaan nya. (TIM)/ Nas

Please rate this

Recommended For You

error: