Berikut Fakta Galian C Sungai Malus Merusak Lingkungan No ratings yet.

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Pemuda kelurahan belalau 1 yang dikomandoi oleh ketua karang taruna kelurahan belalau 1, Heri Padri mengatakan pihaknya akan mendesak legislatif menerbitkan rekomendasi penutupan permanen aktifitas tambang galian C di sungai malus. Karena banyak berdampak negatif bagi ekosistem sungai dan menimbulkan kerusakan fasilitas jalan.

Lanjut Heri, berdasarkan hasil investigasi langsung kelapangan, dikatakanya pengambilan material batu, sungai menyebabkan rusaknya lingkungan, sehingga segala aktifitas tambang di sungai malus harus segera dihentikan.

Lokasi tambang galian C yang dikelola oleh PT bania Rahmat Utama (BRU) yang berada di tepian sungai malus, kelurahan petanang ulu, kecamatan Lubuklinggau utara 1. Jum’at (26/7)

“Perlu dipertanyakan juga izin perusahaanya, kalaupun ada izin kita tetap bersikeras itu dihentikan. Karena berdampak tidak baik bagi lingkungan,” tegasnya.

Dalam waktu dekat pihaknya akan mengadakan aksi ke DPRD Lubuklinggau, untuk mendesak pihak terkait untuk menyelidik izin perusahaan dan mengkaji Rekomendasi Amdal yang dimiliki perusahaan. Kalau itu ilegal jangan salahkan kalau masyarakat menutup secara paksa. Bilamana itu ada izin pihaknya meminta DPRD dan Dinas lingkungan hidup (DLH) Lubuklinggau untuk turun mengecek langsung dampaknya bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Jalan yang dilalui perusahaan adalah jalan pemerintah, itu fasilitas umum. Dampak dari kerusakan sungai itu masyarakat yang terdampak. Jadi tepat kalau kita akan mendesak DPRD untuk menghentikan aktivitas itu. Karena sepengetahuan saya galian c ini baru aktif lagi sekitar sebulan terakhir,” pungkasnya. NSR

Please rate this

Recommended For You

error: