Bawaslu Temukan Tabloid Indonesia Barokah di Lubuklinggau No ratings yet.

*Tabloid Indonesia Barokah Tidak Memenuhi Unsur Pelanggaran Pemilu

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Terkait pemberitaan mengenai tabloid indonesia barokah yang menyebar dibeberapa penjuru daerah, ternyata di Lubuklinggau benar ada.

Di Kota Bertajuk Sebiduk Semare ini, berdasarkan pantauan di Kantor Pos Pemeriksa Kota Lubuklinggau memang benar ada Tabloid Indonesia Barokah tersebut.

Kepala Pemeriksa Kantor Pos Lubuklinggau, Ahmad Rosadi membenarkan, bahwa memang ada di kantornya pengiriman tabloid tersebut. Berdasarkan informasi pengirim yang tertera dipaket itu, alamat pengirim berasal dari Bekasi.

Pengirim paket itu sendiri dilakukan 2 tahapan. Tahapan pertama di kirim Jumat (25/1) lalu sebanyaj 30 eks. Pengiriman tahapan pertama ini khusus untuk pondok pesantren yang berada di Lubuklinggau, Musirawas dan Muratara.

“30 eksemplar ditahap pertama sudah kami sebarkan sebanyak 13 eks. 11 eks ke Musirawas dan 2 eks ke Muratara. Sisanya 17 eks masih diaimpan. Karena surat instruksi pemberhentian distribusi paket baru keluar di hari sabtu tanggal 26,” ujarnya saat ditemui wartawan, kemarin (29/1).

Kemudian, kata Ahmad, pengiriman tabloid tahap kedua sampai di kantornya Senin (28/1) sebanyak 423 eks tabloid indonesia barokah. Dengan rincian pengiriman disebarkan ke Musirawas Kecamatan Sumberharta 52 eks, Tugumulyo 70 eks, Tiang Pumpung Kepungut 16 eks, Bts Ulu 39 eks, Tuah Negeri 5 eks. Ke Kota Lubuklinggau Kecamatan Lubuklinggau Selatan 1 19 eks, Selatan 2 68 eks, Barat 1 26 eks, Barat 2 17 eks, Timur 2 18 eks. Sedangkan untuk Muratara 65 eks.

“Untuk sementara sesuai instruksi tabloid tersebut masih disimpan di kantor kami. Kita menunggu instruksi lanjutan. Sampai sekarang saya sendiri belum tahu bagaimana isi tabloid tersebut. Kami tidak berani membukanya. Tapi kalau ada dari pihak berwajib yang ingin mengecek untuk bahan penyelidikkan dipersilahkan setelah menerima suray dari saya,” sebutnya.

Semnetara itu, Ketua Bawaslu Lubuklinggau, Mursyidi mengatakan, sesuai arahan Bawaslu Republik Indonesi (RI) melalui Gakkumdu telah memutuskan bahwa Tabloid Indonesia Berkah tidak memenuhi unsur pelanggaran. Tidak adanya unsur pelanggaran berarti Bawaslu tidak perlu melakukan proses penindakan berikutnya, termasuk melakukan tindakan penyimpanan terhadap barang bukti.

Apabila ada pihak lain yang meminta kepada Bawaslu diluar kewenangan yang dimiliki oleh Bawaslu, pengawas Pemilu dapat menjelaskan kewenangan dan proses yang menjadi tanggung jawab Bawaslu saja. Kewenangan terhadap ketentuan dugaan pelanggaraan pers ada di dewan pers. Kewenangan dugaan munculnya keresahan masyarakat ada di pihak keamanan.

Koordinasi antar pihak di propinsi tetap dalam koridor kewenangannya masing-masing. Apabila memerlukan keterangan tertulis oleh Bawaslu propinsi, cukup dengan merujuk pada ketentuan Surat Edaran Bawaslu RI terkait dengan Tabloid ini. Tidak menambah, tidak mengurangi,

Direncanakan Rabu (30/1), Gugus Tugas akan rapat, terutama mendiskusikan pendapat Dewan Pers dalam perbuatan Indonesia Berkah ini. Akan segera disampaikan hasilnya. Setidaknya dapat informasi apa putusan dewan pers terkait dengan nasib tabloid ini dari sudut pandang kewenangan mereka. Dan apa arahan Gugus Tugas RI terkait hal ini.

“Namun, kami selaku bawaslu telah melakukan pengecekkan ke Kantor Pos tempat dikirimnya tabloid itu. Sudah kami data. Ternyata benar ada tabloid tersebut. Sekitar 13 eks tabloid sudah teraebarkan. Data hasil pengecekkan akan kami susua dalam form pengawasan kami,” tutupnya. AFA

Please rate this

Recommended For You

error: