Bawaslu Ajak Pemuda Turut Serta dalam Pengawasan Pemilu No ratings yet.

2LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota lubuklinggau gelar sosialiasi pengawasan partisipatif pemilu yang di ikuti oleh Organisasi kepemudaan (Okp) seperti GmnI, IMM, HMI, PMII, KAMMI, dan NU serta perwakilan BEM perguruan tinggi yang ada di kota lubuklinggau. Dan Perwakilan OSIS se-SMA kota lubuklinggau. Di hotel Dewinda, selasa, (13/11), pukul 09.00 wib.

Suasana serius peserta saat mendengarkan pemaparan materi tentang pengawasan partisipatif dan peran pemuda di pemilu, oleh Komisioner Bawaslu Provinsi Sumsel, Syamsul Alwi.

Pantauan awak media, Sosialisasi partisipatif turut dihadiri oleh Komisioner Bawaslu provinsi, Syamsul Alwi yang juga menyampaikan materi pada kesempatan tersebut, Ketua bawaslu musi rawas Oktureni Sandra Kirana, Kapolres lubuklinggau yang diwakili oleh Wakapolres, Kompol, Zulkarnain.

Ketua Bawaslu Lubuklinggau, Mursydi dalam kesempatan itu mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini ialah mengajak mahasiswa dan pelajar selaku pemilih pemula untuk bersinergi dan berperan aktif dalam mengawasi pemilu 2019. Ia berharap pemuda dapat menjadi motor pengawasan selain bawaslu, “Kita berharap pemuda aktif memantau dan melaporkan apabila ada dugaan pelanggaran pada prosesi pemilu,” harapnya.

Selain itu, langkah-langkah yang di lakukan bawaslu sendiri dalam menyikapi permaslahan yang kemungkinan terjadi ialah dengan terus melakukan sosialisasi kepada semua stake holder terkait, baik pemuda, parpol dan masyarakat secara umum, guna menekan bahkan mencegah terjadinya pelanggaran pemilu, agar terciptanya pemilu yang berkualitas di Lubuklinggau.

“Nanti akan kita lakukan perekrutan 608 orang sebagai pengawas TPS di kota lubuklinggau. Untuk syaratnya harus memenuhi kriteria skala prioritas seperti usia yang cukup yaitu 25 tahun, dan di utamakan yang telah memiliki pengalaman terkait dengan pengawasan penyelengaraan pemilu, dan tak menutup kemungkinan akan diambil dari sebagian besar peserta yang hadir hari ini,” ujar Mursydi.

Hal senada diungkapkan Wakapolres, Kompol Zulkarnain dalam kata sambutannya, menegasakan bahwa TNI dan POLRI itu netral dan siap 24 jam mengawal rekan- rekan dari bawaslu dalam menjalankan tugas dan mengawasi proses pemilu demi menyukseskan pemilu 2019.

“Maka kami mengajak semua yang hadir hari ini untuk bekerjasama dalam mengawal pemilu 2019. Demi mewujudkan asas luber dan jurdil. Dan jangan sampai berhenti di sini saja, serta jangan takut untuk berbuat yang benar, karena kami siap melindungi, saya juga mengharapkan semua pihak juga turut serta dalam pengawasan, karena sejatinya kita semua pengawas, ” tukasnya. NSR

Please rate this

Recommended For You

error: