Babi Resahkan Warga, PJ Kades Minta Bantuan Porbi 5/5 (1)

EMPATLAWANG, PJ – Resah akibat hama babi yang kerap merusak perkebunan, warga di Desa Tanjung Kupang Baru, Kecamatan Tebing Tinggi, membuat PJ Kades Tanjung Kupang Baru minta Persatuan Olah Raga berburu Babi (Porbi) turun tangan.

Warga mengaku, keberadaan hama babi di wilayah mereka sering kali menimbulkan kerugian. Terutama terhadap, sektor perkebunan.

PJ Kades Tanjung Kupang Baru, Kecamatan Tebing Tinggi, Bahtiar saat dibincangi Minggu (28/3) menuturkan, Keberadaan hama babi di wilayah mereka sudah sangat meresahkan warga. Bahkan dampak keberadaan hama babi ini, dapat menimbulkan gagal panen pada masyarakat.

“Dengan mengundang tim porbi ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat dan mengurangi hama babi yang meresahkan masyarakat di Desa Tanjung Kupang Baru ini, katanya.”

Sementara Dayat, salah satu Anggota Porbi Kabupaten Empat Lawang. langsung turun bersama puluhan rekannya. Para Anggota Porbi ini pun memburu babi hutan dengan mengerahkan anjing pemburu.

Dayat mengatakan bahwa Porbi Kabupaten Empat Lawang hadir di tengah masyarakat, bertujuan untuk membantu petani yang sering diganggu oleh hama babi hutan. Akibat dari gangguan babi hutan tersebut, tak jarang membuat petani gagal panen.

“Kami sering sekali melakukan kegiatan pemburuan babi hutan ini untuk meringankan penderitaan para petani. Agar tidak merusak tanamannya,” kata Dayat

“Pada prinsipnya, kami siap membantu petani agar tanamannya tidak dirusak oleh hama babi. Dengan itu jika ada petani yang resah tanamannya dirusak oleh hama babi. Kami siap untuk membantu untuk membasminya,” katanya.

Sementara itu, Saipul Petani asal Desa Tanjung Kupang Baru mengucapkan terimakasih dengan adanya bantuan pembasmi hama oleh Porbi Kabupaten Empat Lawang ini.

“Terimakasih kepada pak kades Tanjung Kupang Baru telah mengundang porbi untuk memberantas hama babi di daerah kami, dan harapan kami semoga kegiatan ini rutin dilakukan di kalau bisa satu minggu satu kali,” ungkapnya. OMTA/FAB

Please rate this

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: