APK Jenis Bilboard Yang Melanggar di Dominasi CALEG DPR RI No ratings yet.

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Badan pengawas pemilu (Bawaslu) kota lubuklinggau tempelkan stiker bertusliskan “Alat Peraga ini Melanggar” di alat peraga kampanye (apk) jenis bilboard (papan reklame ukuran besar), Rabu (7/2).

Ketua Bawaslu Lubuklinggau, Mursydi saat dibincangi wartawan mengatakan, pihaknya telah memasang stiker tersebut terlebih dahulu, pada bilboard yang terpasang apk caleg, baik itu Apk bilboard milik caleg Dpr Ri, Dprd Provinsi, Dprd Kota dan DPD. Barulah setelah ditempeli stiker itu akan diberi jeda waktu untuk melepas, namun apabila tidak di indahkan, dengan berat hati pihaknya akan menindak tegas dengan melepas paksa.

Lanjutnya, hal ini mengacu berdasarkan Surat edaran Bawaslu RI nomor: 1990/K.Bawaslu/Pm.00.00/XI/2018. Dalam aturan tersebut, mempertegas sejumlah peraturan tentang pelaksanaan kampanye, dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang sudah dikeluarkan pihak KPU sebelumnya.

“Salah satu poin penting yang dipertegas dalam aturan itu adalah, tidak boleh dipasang Alat Peraga Kampanye (APK) ataupun alat citra diri bagi peserta Pemilu, di tempat media berbayar (Bilboard). Dalam aturan tersebut, dijelaskan di point 7 dan 8. Karena itu, kami minta parpol mempertegas hal ini kepada masing-masing Calegnya, agar bisa dipatuhi aturan ini,” tegas Mursydi.

Hal senada diungkapkan Komisioner Bawaslu Divisi Penindakan, Bahusi mengatakan setelah dipasang stiker ini, pihaknya akan menurunkan Apk tersebut, dengan berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Sejauh ini berdasarkan data yang ada dikita, terpantau sedikitnya 16 bilboard yang kita pasangi stiker tersebut, dan di dominasi oleh caleg DPR RI” ungkapnya

Terkait berapa lama akan ditindak atau diturunkan paksa, pihaknya masih menunggu intruksi dari bawaslu pusat, ataupun dari bawaslu provinsi, karena bakal diturunkan serentak nantinya.

“Berbarengan dengan ditempelkan stiker ini, kita telah menyurati parpol yang calegnya terpantau memasang stiker di bilboard, kalau yang dpd apabila timsesnya ada maka akn kita surati minta mereka turunkan, sebelum kita tindak,” pungkasnya. NSR

Please rate this

Recommended For You

error: