Antisipasi Dampak Covid 19, Restoran dan Rumah Makan di Musi Rawas Bebas Pajak di Bulan April dan Mei No ratings yet.

MUSIRAWAS, PJ – Mengantisipasi dampak korona Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura telah mengeluarkan kebijakan sesuai dengan instruksi dari kementerian dalam negeri yakni melakukan relaksasi pajak.
Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Mura, Frewan Novio mengatakan relaksasi pajak ini dapat berupa pembebasan pajak ataupun penundaan pembayaran pajak untuk restoran dan rumah makan.
“Dalam hal ini Pemkab Mura memilih untuk melakukan pembebasan, memberikan intensif kepada masyarakat, restoran dan rumah makan. Pembebasan pajak untuk bulan April dan bulan Mei,” ujarnya.
Ia menjelaskan, didaerah lain termasuk dengan pusat juga sudah mengeluarkan berbagai macam kebijakan. Bahkan beberapa daerah seperti Bali, daerah wisata memang sudah melakukan pembebasan pajak restoran.
“Malah hotel itu sudah dibebaskan untuk mengantisipasi dampak ekonomi,” timpalnya.
Selain itu, pihaknya juga akan menyesuaikan. Artinya apabila dampak dari virus korona masih panjang, pihaknya akan mungkin memberikan insentif. “Meninjau ulang insentif itu,” katanya.
Pemberitahuan sudah dilakukan pihaknya keseluruh restoran dan rumah makan. “Karena yang kami lihat saat ini yang terdampak memang rumah makan,” paparnya.
Frewan menambahkan, target PAD dari pajak rumah makan dan resto antara Rp2,5 miliar sampai Rp2,8 miliar. “Mungkin ada penurunan sekitar Rp300 juta. Target kami seluruhnya Rp2,5 miliar sampai Rp2,8 miliar,” ungkapnya.
Sejauh ini jumlah resto dan rumah makan yang ada di Kabupaten Mura sekitar ratusan. “Mulai dari kecil sampai besar memang ada ratusan. Tapi ada beberapa memang belum kita kenakan pajak. Kalau yang kecil tidak kita kenakan pajak,” pungkasnya. FAB

Please rate this

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: