27 Kasus Pelaporan Masuk, Didominasi Dana Desa  No ratings yet.

TEBINGTINGGI, Panjinews.com – Terhitung sejak Januari hingga November ini sebanyak 27 kasus yang melibatkan ASN masuk jadi aduan ke Inspektorat Empat Lawang. Diantara 27 tersebut, 23 kasus pengaduan dari pihak kepolisian dan 4 kasus pengaduan dari pihak kejaksaan.

Hal itu diungkapkan Inspektur Inspektorat Empat Lawang, Dr Agusni Effendi didampingi Auditor, Darwindi, Rabu (4/12). “Sejauh ini ada 27 kasus pengaduan dari pihak penegak hukum. 23 dari kepolisian, 4 dari kejaksaan,” ujarnya.

Dari 27 kasus tersebut, mereka menuturkan, 9 kasus sudah diselesaikan. Dan 18 kasus lagi dalam proses. “Sembilan kasus sudah diselesaikan. 18 kasus dalam proses. Untuk 18 kasus itu surat tugasnya sudah terbit. Tinggal menunggu tim untuk turun, kalau kita sudah siap, menunggu pihak terkait lainnya lagi. InsyaAllah dalam waktu dekat akan diselesaikan,” ungkapnya.

Dari 27 kasus pengaduan itu juga, mereka mengatakan, didominasi kasus dana desa. Namun, selaku internal pemerintah tetap mengedepankan praduga tak bersalah.

“Kami panggil untuk mendengarkan keterangan dahulu dari terlapor. Dan ditelaah lebih lanjut. Tapi terkadang dilapangan memang sesuai laporan. Tapi kejadian itu terkadang imbas kalah politik dan sentimen pribadi,” ungkapnya.

“Dan juga terkadang misalnya pembangunan jalan tidak sesuai dengan RAP. tapi setelah ditindaklanjuti, ternyata hal itu dilakukan bukan karena kesengajaan. Melainkan karena ketidakpahaman masyarakat dalam mengerjakannya. Karena dana desa sifatnya swakelola bukan dipihak ketigakan,” tuturnya.

Mereka menegaskan, sampai sejauh ini belum ditemukan pengerjaan dana desa yang fiktif. Rata rata hanya tidak sesuai pengerjaan saja. Karena masih banyak masyarakat yang kurang paham dalam pengelolaan dana desa tersebut.

“Mangkanya kami minta para pendamping desa untuk lebih inten mengawasi pelaksanaan dana desa tersebut. Supaya masyarakat paham kalau memang ada kesalahan atau ada ketidak kesesuaian dalam pembangunan,” tutupnya. RED

Please rate this

Recommended For You

error: